Cegah Osteoporosis

Jaga tulang selalu sehat dan terhindar dari osteoporosis dengan mencukupi asupan phytonutrient putih.

Tanggal 20 Oktober diperingati sebagai Hari Osteoporosis Dunia. Tidak ada salahnya Anda semakin peduli dengan penyakit pengeroposan tulang ini, yang bisa menimpa siapa saja bahkan orang berusia muda. Osteoporosis sering disebut sebagai silent disease. Penderita tidak merasakan nyeri atau gejala apapun karena kepadatan tulang berkurang secara perlahan dan baru diketahui setelah tahap lanjut.

Penyebab Osteoporosis

  • Kurang Asupan Kalsium, rata-rata asupan kalsium orang dewasa di Indonesia adalah sebesar 270-400 mg per hari, padahal standar internasional yang dianjurkan adalah 800-1000 mg/hari.
  • Kurang Minum Air Putih, tubuh membutuhkan cairan, termasuk tulang.
  • Terlalu banyak konsumsi garam, Menurut National Osteoporosis Foundation AS, makanan yang mengandung banyak garam dapat membuat kalsium dalam tubuh berkurang. Akibatnya kepadatan tulang ikut berkurang. Jauhi makanan yang mengandung garam lebih dari 20%, seperti makanan siap saji, makanan kaleng, makanan berpengawet dan makanan beku.
  • Kurang Olahraga, kurangnya aktifitas fisik sehari-hari dan terlalu banyak duduk saat dikantor dapat memperbesar risiko osteoporosis.

Wanita lebih berisiko!
Apakah Anda tahu, kalau wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami osteoporosis dari pada laki-laki.Osteoporosis rentan terjadi pada masa menopause karena penurunan hormon estrogen. Hormon ini membantu mengatur pengakutan kalsium ke dalam tulang.

Cara Cegah Osteoporosis

  • Cukupi asupan kalsium. Selain kalsium, penuhi juga kebutuhan protein, kalium, fosfor. Konsumsi susu dan produk susu, ikan, kacang-kacangan, tahu, tempe dan sayuran secara rutin.
  • Cukup asupan vitamin D. Vit. D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang. Makan sumber vitamin D antara lain susu dan mentega.
  • Sinar Matahari, paparan sinar matahari sekitar 15 menit, disarankan pukul 8-9 pagi. Atau setelah pukul 3 sore. Membantu mengaktifkan pro-vitamin D menjadi Vitamin D.
  • Jaga Berat Badan. Risiko osteoporosis lebih tinggi pada orang-orang degan berat badan kurang. Jaga berat badan ideal dengan mencukupi asupan nutrisi harian.
  • Hindari kebiasan buruk, seperti konsumsi minuman soda, alkohol dan rokok.
  • Lakukan kebiasaan baik, seperti berolahraga rutin, tidak perlu berat, yang penting rutin.

Phytonutrient / Fitonutrisi yang baik untuk kesehatan tulang

  • Lengkapi asupan nutrisi Anda untuk menjaga kesehatan tulang dengan mencukupi asupan phytonutrient.
  • Putih, untuk kesehatan tulang dan sendi. Dapatkan darai buah dan sayuran berwaran putih yang mengandung Quercetin dan Allicin.
  • Hijau, untuk pertumbuhan sel, termasuk sel tulang. Penuhi dengan mengonsumsi buah dan sayuran berwarna hijau yang mengandung Isoflavon.
  • Penuh juga phytonutrient dari warna-warna lainnya: Kuning-Jingga untuk membantu meningkatkan penyerapan kalsium. Merah untuk membantu memperbaiki struktur tulang dan Ungu untuk menjaga kesehatan tulang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*